Cara Download XAMPP untuk Windows, Instalasi dan Penggunaannya

July 15, 2019
Cara Download XAMPP untuk Windows, Instalasi dan Penggunaannya – Halo gaes, jumpa lagi dengan aku dalam konten sederhana di konteks tutorial PHP ini. Kali ini aku akan berbagi dengan kalian bagaimana caranya aku mendownload, menginstall dan menggunakan XAMPP dalam kegiatan pengembangan web yang biasanya aku lakukan sehari-hari.

Menurut banyak sumber, XAMPP merupakan lingkungan pengembangan website yang bisa digunakan di berbagai OS mulai dari Windows, Linux, dan OS. Mengunduhnya bukanlah suatu pekerjaan yang sulit untuk dilakukan. Kalian hanya perlu mengunjungi https://www.apachefriends.org/index.html kemudian memilih installer yang kalian butuhkan.

Setelah kalian sukses mengunduhnya, kalian bisa mengklik installernya dua kali secara cepat sehingga berjalan dengan baik. Hal ini ditandai dengan munculnya sebuah jedela instalasi di layar PC kalian. Jika kalian bisa mengikuti langkah-langkah penginstallan yang muncul tersebut dengan baik, maka itu berarti kalian telah sukses menginstall XAMPP di PC kalian masing-masing.

Jangan lupa untuk mengingat-ingat di folder mana kalian telah menginstall aplikasi XAMPP sehingga nantinya kalian segera bisa mengakses tempat dimana kalian menyimpan file-file web milik kalian pada saat diperlukan.

Setelah semua yang aku sebutkan diatas telah terlaksana dengan sukses, kalian boleh menjalankan aplikasi XAMPP itu di komputer kalian masing-masing. Tunggulah sampai semua prosses start-up-nya berjalan hingga selesai sebelum kalian mulai mengeksplorasi fitur-fitur yang ditanamkan ke dalam XAMPP oleh pengembangnya.

Setelah aplikasi XAMPP 100% berjalan, akan nampaklah control panel XAMPP seperti pada gambar di bawah ini:

Coba kalian perhatikan gambar tersebut di atas. Kalian tentunya telah melihat button-button yang pastinya memiliki fungsi yang berbeda-beda. Sebelum menentukan langkah apa yang akan kalian ambil selanjutnya, ada baiknya kalian mempelajari button-button tersebut dengan baik.

Di bawah ini aku akan menyampaikan sedikit banyak hal-hal yang berkaitan dengan button-button tersebut yang telah aku ketahui secara baik sebelumnya.

1. Config
Button ini berfungsi untuk menampilkan opsi-opsi yang digunakan untuk mengatur konfigurasi control panel.

2. Netstat
Button ini berfungsi untuk menampilkan info proses-proses apa saja yang sedang berjalan yang berhubungan dengan internet.

3. Shell
Button ini berfungsi untuk menampilkan jendela command prompt untuk menyeting lingkungan instalasi XAMPP milik kita.

4. Explorer
Sesuai dengan namanya, button Eksplorer ini berfungsi untuk mengekplorasi control Panel.

5. Services
Button satu ini berguna untuk menampilkan semua service-service yang sedang running pada computer kalaian.

6. Help
Button Help ini sangat membantu untuk menampilkan link ke sebuah forum komunitas dimana di forum tersebut terdapat jawaban atas pertanyaan-pertanyaan kalian tentang XAMPP dan derivatifnya.

7. Quit
Button ini fungsinya untuk menutup jendela control panel XAMPP. Penutupan jendela ini dianggap perlu jika kita sudah menyelesaikan job/project kita dengan baik atau kita akan menghentikannya sejenak untuk diteruskan lagi di lain waktu.

Selain button-button tersebut diatas, terdapat seksi "Modules" yang isinya merupakan pengaturan modul-modul XAMPP yang akan kita jalankan. Modul-modul tersebut diantaranya adalah: Apache, MySQL, FileZilla, Mercury, dan Tomcat.
Pada saat kita memulai penggunaan aplikasi XAMPP, kita perlu memeriksa modul-modul apa saja yang akan kita gunakan sehingga nantinya pada saat berjalan tidak terjadi pemborosan daya.

Sebagai contoh, sewaktu kita akan membuat program PHP sederhana yang tidak memerlukan akses ke basis data MySQL, kita cukup mengaktifkan modul Apache saja serta membiarkan modul yang lain tetap dalam kondisi tidak aktif.

Sedangkan jika dilain waktu kita membuat program PHP yang mengharuskan kita menggunakan aplikasi basis data MySQL maka selain kita perlu mengaktifkan modul Apache kita juga perlu mengaktifkan modul lainnya yaitu modul MySQL agar program PHP tersebut bisa berfungsi sebagaimana mestinya.

Selanjutnya, setelah kita mengetahui isi dari control panel milik aplikasi XAMPP yang telah terinstall dengan baik di komputer kita, kita bisa mulai menggunakannya sebagai tempat kita mengerjakan proyek-proyek pengembangan web kita selanjutnya.

Cara menggunakan XAMPP secara sederhana untuk pengembangan web

Setelah kita sukses mengunduh dan menginstall aplikasi XAMPP di komputer kita, maka sekarang kita bisa menggunakannya sebagai tempat mengembangkan dan menghosting aplikasi PHP yang sedang kita kerjakan.

Caranya adalah:
  1. Simpanlah file tempat kalian mengembangkan aplikasi PHP kalian ke folder htdocs yang terdapat di dalam folder installasi XAMPP milik kalian masing-masing;
  2. Jalankan aplikasi XAMPP dengan jalan mengklik ikon “X” dengan latar belakang warna oranye 2 kali secara cepat;
  3. Setelah control panel XAMPP-nya terbuka, aktifkan modul-modul yang diperlukan;
  4. Selanjutnya kalian boleh mencoba mengakses aplikasi web kalian dengan jalan mengetikkan "localhost" tanpa tanda petik di browser favorit kalian.

Jika memang proyek pengembangan web kalian sudah selesai, maka akan terlihatlah website kalian di browser kalian, sebaliknya jika belum maka tampilannya tentu saja belum sesuai dengan harapan kalian, bukan?

Untuk meneruskan pengeditan program PHP kalian, kalian bisa membuka folder htdocs dan menemukan file PHP kalian disana.

Sebenarnya, penggunaan XAMPP yang efektif bisa dilakukan jika kalian sudah mulai mengembangkan web dinamis menggunakan bahasa pemrograman PHP. Ini disebabkan aplikasi web yang dikembangkan dengan bahasa pemrograman PHP meskipun telah selesai dikembangkan hanya bisa diakses via localhost di browser. Ini tentu saja sangat berbeda dengan aplikasi web statis yang dikembangkan dengan bahasa pemrograman HTML saja tanpa sisipan bahasa pemrograman PHP yang bisa diakses hanya dengan mengklik filenya dua kali secara cepat maka akan terbuka di browser dengan baik.

Jika kalian sudah menggunakan XAMPP dalam mendevelop website kalian, selalu menggunakan root folder (htdocs) untuk menyimpan file-file kalian membuat aku merasa salut karena ini mempermudah pekerjaan kalian dalam kadar yang besar. Jika kalian benar-benar mengkoding website kalian menggunakan PHP dan bukan menggunakan CMS tentu kalian akan memahami apa maksud dari perkataan aku ini.

Jika memang dibutuhkan penggunaan basis data dalam pengembangan website kalian, menggunakan XAMPP sangatlah mempermudah pekerjaan kalian sampai batas yang kalian bahkan belum pernah menyadarinya. Contohnya, untuk membuat sebuah table basis data MySQL kalian cukup membuka panel kontrol XAMPP, kemudian klik button "Admin", maka akan terbukalah laman PHPMyAdmin yang bisa kalian gunakan untuk memenej basis data yang kalian miliki. Detik berikutnya kalian bisa membuat tabel basis data milik kalian sendiri. Coba kalian bandingkan dengan fitur bawaan aplikasi pengelolaan basis data default yang diberikan oleh webhosting kalian. Betapa rumit dan sulitnya, bukan? Meskipun demikian, untuk pengelolaan basis data MySQL di panel webhosting akan kita bahas di blogposting di suatu waktu di masa depan nanti (ciyeh).

Nah kini aku yakin dan percaya bahwa kalian semua sudah bisa membuat proyek pengembangan website kalian sendiri dengan menggunakan aplikasi XAMPP yang telah terisntall dengan baik di computer kalian masing-masing.

Demikianlah, semoga ini bisa menjadi sedikit referensi bagi kalian yang sedang sibuk mencari konten dengan topik tentang Cara Download XAMPP untuk Windows, Instalasi dan Penggunaannya, sampai jumpa di konten selanjutnya.